Belajar Kreatif dan Cinta Lingkungan: Kelas 8 SMPN 17 Surabaya Gelar Proyek P5 Ecoprint
Foto Kegiatan:
https://drive.google.com/open?id=17-BLTlAz_94zAZEDy68tf1hsLLxiGKOo
" Melalui kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) , siswa kelas 8 SMPN 17 Surabaya dikenalkan pada seni ecoprint sebagai bentuk edukasi lingkungan dan ekspresi kreatif. "
Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi yang dipandu oleh guru pendamping proyek serta narasumber dari komunitas seni ecoprint. Siswa diperkenalkan pada prinsip-prinsip dasar gaya hidup berkelanjutan, pentingnya mencintai alam, serta pemanfaatan sumber daya alam secara bijak tanpa mencemari lingkungan. Setelah penjelasan materi, siswa kelas 8 diajak praktik langsung membuat karya ecoprint. Mereka dibagi dalam kelompok kecil dan mulai mengumpulkan berbagai jenis daun di sekitar sekolah. Prosesnya meliputi pemilihan daun yang memiliki tekstur unik, penataan motif di atas kain, pemukulan (pounding), lalu perebusan agar warna alami menempel pada kain. Tak hanya belajar teknik seni, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab dalam tim. Para siswa berbagi tugas mulai dari menyiapkan alat, memilih daun, hingga membersihkan tempat setelah kegiatan selesai.
Kegiatan di :
SMP NEGERI 17 SURABAYA
Oleh :
NAILA AUFA ZAMZAMI
22040254077
Universitas Negeri Surabaya
Foto Kegiatan:
https://drive.google.com/open?id=17-BLTlAz_94zAZEDy68tf1hsLLxiGKOo
" Melalui kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) , siswa kelas 8 SMPN 17 Surabaya dikenalkan pada seni ecoprint sebagai bentuk edukasi lingkungan dan ekspresi kreatif. "
Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi yang dipandu oleh guru pendamping proyek serta narasumber dari komunitas seni ecoprint. Siswa diperkenalkan pada prinsip-prinsip dasar gaya hidup berkelanjutan, pentingnya mencintai alam, serta pemanfaatan sumber daya alam secara bijak tanpa mencemari lingkungan. Setelah penjelasan materi, siswa kelas 8 diajak praktik langsung membuat karya ecoprint. Mereka dibagi dalam kelompok kecil dan mulai mengumpulkan berbagai jenis daun di sekitar sekolah. Prosesnya meliputi pemilihan daun yang memiliki tekstur unik, penataan motif di atas kain, pemukulan (pounding), lalu perebusan agar warna alami menempel pada kain. Tak hanya belajar teknik seni, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab dalam tim. Para siswa berbagi tugas mulai dari menyiapkan alat, memilih daun, hingga membersihkan tempat setelah kegiatan selesai.
Kegiatan di :
SMP NEGERI 17 SURABAYA
Oleh :
NAILA AUFA ZAMZAMI
22040254077
Universitas Negeri Surabaya